Google Ingin 200ms Respon Server Website Kita

Google ingin 200ms respon server website kita agar loading lebih cepat!: Pernahkah anda menguji kecepatan muat halaman blog wordpress atau website Anda menggunakan PageSpeed Insights??. Jika sudah pernah menguji dan memiliki skor yang rendah, biasanya terdapat pemberitahuan sebaiknya diperbaiki » “Mengurangi waktu respons server”.

Berdasarkan hasil uji tool pagespeed insight pada saat saya melakukan test kecepatan blog, menurut tool tersebut, server web yang telah saya uji dinyatakan merespons dalam waktu 0,32 detik.

Respons server 0,32 detik setara dengan 320 sekian ms (millisecond) atau mili detik, alat uji kecepatan google sebagai panduan pemilik website tersebut menyatakan untuk memperbaiki atau mengurangi waktu respon server. Nah, jika ditelusuri lebih lanjut, pedoman google menginginkan respon server kita dibawah 200ms atau setara dengan 0,2 detik! WOW.

 

Google Ingin 200ms Respon Server Website Kita





 

Apa yang dimaksud dengan waktu respons server?

Waktu respons server yang dimaksud dalam hal ini adalah, kecepatan komunikasi antara server penguji kecepatan (Google PageSpeed Insights) dengan server website kita. Tools bermanfaat tersebut melakukan pengukuran berapa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk kecepatan memuat HTML pada sebuah website.

Lama waktu respons server yang diperlukan untuk memulai perenderan halaman dari server penyimpanan data kita hingga terbuka HTML secara sempurna. Dengan melakukan test kecepatan loading halaman web milik kita terutama blog wordpress self hosting, ini diharapkan agar kita mengetahui kinerjanya. Waktu response server ini natinya sebagai acuan dan sangat berperan penting bagi website kita dalam hal kecepatan. Yaitu sebuah kecepatn muat yang sama, jika diakses oleh perangkat pengguna seperti desktop terlebih oleh perangkat mobile. Info lebih lengkap tentang respon server bisa dibaca di panduan google

Google ingin 200ms respon server website kita

Dengan meningkatkan kecepatan loading, berarti kita harus mengurangi waktu respon server yang mana akan meningkatkan SEO mobile bagi website kita. Karena google sendiri pada saat ini sangat menganjurkan optimasi website lebih ke mobile friendly. Tujuan mesin pencari google menginginkan respon server dibawah 200 mili detik, demi meningkatkan layanan serta memudahkan pengguna perangkat seluler dengan koneksi internet yang lambat.

Contoh hasil pengujian website dengan response server yang lambat:

 

Respon server dibawah 3 detik

 

Seperti contoh gambar diatas kita dianjurkan memanfaatkan penyimpanan cache browser agar waktu response server lebih cepat. Untuk mengatasi hal tersebut pada blog wordpress self hosting, bisa kita lakukan dengan menginstall plugin cache.

Baca juga :  Cara setting plugin WP fastest cache 

Namun permasalahannya tidak hanya sebatas cache browser, ada banyak hal yang mempengaruhi atau dapat memperlambat waktu respons server pada website kita. Untuk memenuhi anjuran 200ms respon server oleh google, kita sebagai pengelola website harus mengetahui hal-hal dasar terutama pada blog wordpress, apa saja yang dapat mengurangi kecepatan waktu respon server.

Faktor dan penyebab waktu respon server blog WordPress lambat

Agar website atau blog WP kita mendapat peringkat baik pada pencarian, juga memiliki kecepatan maksimal untuk di akses pengguna, terutama pada perangkat mobile. Mari kita kenali beberapa penyebab utama waktu respon server blog WordPress yang lambat adalah sebagai berikut:

 

  • Hosting
  • Ukuran data website
  • Jumlah skrip eksternal
  • Plugin

Hosting

Memiliki kecepatan muat halaman blog wordpress terbaik!, langkah awal yang harus kita lakukan adalah memiliki hosting atau server yang berkualitas. Agar respons server bisa memperoleh 200ms lakukan upgrade dari penyedia hosting murah menuju shared hosting yang sudah terpercaya seperti Knownhost, Hostgator atau Hawkhost (saya menggunakan Hawkhost) untuk menjalankan blog ideatoz.com ini.

Hosting dengan harga murah baik digunakan ketika kita baru belajar blog WordPress, tetapi untuk mendapatkan performa yang terbaik, kita bisa memilih salah satu layanan hosting yang sangat cocok untuk menghandle dan menjalankan blog WordPress dengan performa terbaik!.

Bahkan jika anda memiliki anggaran lebih bisa menggunakan layanan dedicated server atau VPS (Virtual Private Server) untuk mendapat respon server maksimum, sesuai yang di inginkan oleh google dibawah 200 mili detik.

Ukuran data website

Alasan paling umum dan mendasar masalah kecepatan loading blog WordPress menjadi lambat adalah karena besar ukuran data. Data berkaitan dengan semua elemen yang membentuk website seperti kita lihat wujudnya, antara lain data gambar, skrip dan jenis file lainnya. Agar performa serta kecepatan muat halaman memiliki skor bagus di google, pastikan memperkecil dan meminimalisir semua ukuran file pada website kita. Tidak terkecuali melakukan compress gambar sebelum kita upload ke wordpress self hosting.

Baca juga: Kompress gambar sebelum upload ke WordPress self hosting

Sebaiknya ukuran data website kita dalam satu halaman usahakan dibawah 500 KB atau setara dengan 0,5 MB agar respon server semakin membaik. Untuk mengetahui besaran data per halaman website atau blog wordpress bisa memanfaatkan tools.pingdom.com. Lakukan pengujian home page dan setiap inner page untuk membedakan jumlah besaran datanya. Semakin besar data tiap halaman berarti semakin banyak membutuhkan waktu respon server saat perenderan halaman tersebut.

 

Jumlah Skrip eksternal

Penyebab umum berikutnya yang membuat blog WordPress lambat loading, adalah terdapatnya jumlah script atu javascript eksternal yang cukup banyak. Biasanya ini berhubungan dengan tombol berbagi media sosial facebook, twitter, google+ dari pihak ketiga seperti Sharethis, Addthis dan teombol berbagi sejenisnya. Sebaiknya hindari penggunaan tombol berbagi dari pihak ketiga untuk tidak dipasang pada blog atau website kita. Buatlah sendiri tombol berbagi ke media sosial untuk mempercepat waktu respon server website kita.

Skrip eksternal lainnya yang menyebabkan loading blog wordpress lambat bisa juga dari embed video, seperti youtube, vimeo, dailymotion dll. Untuk mengatasi hal tersebut lakukan defer atau penundaan muat skrip video-video yang kita embed.

Baca juga: Cara defer video youtube agar loading blog cepat

Plugin

Install plugin pada blog wordpress akan mempermudah urusan kita mengoptimalkan kinerja web CMS wordpress, bagi yang kurang paham dalam hal Coding. Ada banyak jenis plugin bermanfaat pada direktori wordpress untuk meningkatkan performa website kita, namun penggunaan atau memasang banyak plugin akan mempengaruhi kecepatan muat halaman.

Gunakan plugin hanya seperlunya untuk meningkatkan kecepatan loading dan menghindari plugin yang tidak kompatible dengan plugin lainnya. Ini karena tiap plugin beda developer dan cara kerjanya, bahkan plugin yang tidak kompatible bisa terjadi crash antar plugin, yang mana akan mengganggu beberapa fungsi dari mesin wordpress itu sendiri.

Jadi, pertimbangkan untuk menghapus plugin yang tidak terlalu penting fungsinya pada blog wordpress Anda, agar meningkatkan performa serta waktu respon server website kita semakin baik.

 

Nah, itulah beberapa hal yang dapat mengurangi kecepatan loading blog wordpress, semoga dengan memperbaiki beberapa hal tersebut, kita bisa memenuhi anjuran google ingin 200ms respon server website kita. Semoga bermanfaat untuk kita semua, Salam.





Mohammad Aziz Ditulis Oleh

Buat Komentar Anda